GLUCODIAB DRINK

Nutrasetika untuk Penderita Kencing Manis

Glucodiab Drink memanfaatkan temuan revolusioner Prof. Dr. Hanny Wijaya, guru besar Ilmu Teknologi Pangan Studi dari Institut Pertanian Bogor, dengan dukungan dana dari Kementerian Riset & Teknologi dan Lembaga Pengelolaan Dana pendidikan (LPDP). Berbahan baku tanaman khas Indonesia: ekstrak kumis kucing, temulawak dan jahe gajah, Glucodiab Drink bermanfaat menurunkan sekaligus menstabilkan kadar gula darah dengan cara mempercepat keluarnya glukosa dari sirkulasi darah1, meluruhkan dan membantu pengeluaran batu ginjal2,3 serta meringankan gejala kencing manis pada penderita diabetes tahap awal. Konsumsi Glucodiab Drink bersama Asta-Gold dan Glucofit untuk meningkatkan harapan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Bagikan :

Jumlah:

Dosis & Saran Pemakaian:

Untuk menurunkan risiko diabetes:
1x sehari 1 porsi.
Untuk penderita diabetes tahap awal:
2x sehari 1 porsi.
1 porsi = Glucodiab Drink 50 mL + 150 mL air.

Komposisi :

Kumis Kucing, Jahe Gajah, Secang, Temulawak, Jeruk Nipis dan Jeruk Purut

Referensi Ilmiah:
[1] https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/74/Mengenal-Beberapa-Tanamanyang-Digunakan-sebagai-Antidiabetika.html, diakses pada 14 Agustus 2020. [2] Joncer Naibaho, Mega Safithri, Christofora Hanny Wijaya, Anti-Hyperglycemic Activity Of Encapsulated Java Tea-Based Drink On Malondialdehyde Formation, Journal
of Applied Pharmaceutical Science, 2019.[3] S. Indariani, Hanny Wijaya, dkk., Antihyperglycemic Activity Of Functional Drinks Based On Java Tea (Orthosiphon Aristatus) in Streptozotocin Induced Diabetic Mice, International Food Research Journal, 2014.

error: Content is protected !!